Kacau, fikiranku kacau...
Gila, sinting, mungkin telah merambah otakku...
Meneriakkan telingamu itu yang ku ingin..
Sekedar berkata betapa Ku Cinta Padamu...
Entah kapan telingamu bersedia mendengarkan...
Aku takut, gelisah, dan ingin marah...
Melihatmu selalu acuhkan diriku...
Menyetrum jantungku hingga rasa gemas berjibaku...
Gejolak dada ini selalu ku tahan walaupun tak tertahankan...
Kasih, ku mohon dengarkanlah...
Perasaanku yang telah lama tertanam...
Tak cukupkah sinyal-sinyal yang telah ku berikan..
atau kau butuh sinyal yang lebih dariku,...
Rasanya ribuan sinyal telah terpancarkan hanya untukmu...
Mulai dari sinyal Wi-Fi hingga sinyal hp yang pulsanya mahal...
Apalagi yang kau tunggu...
Ku mohon dengarlah diriku walau sejenak...
Lidah ini gatal ingin berkata-kata cinta...
Jangan tunggu lidahku membusuk...
Karena ku tak ingin kata-kata ini basi karena terlambat...
Puisi Ku, Pesona Kataku
Rabu, 16 Februari 2011
Foto Lusuhmu...
Kamarku hampa...
Bukan hampa udara...Ini lebih buruk dari itu...
Jiwaku kosong tanpa warna suaramu...
Fatarmogana mulai jajahi fikiranku...
Tubuhku terbaring lunglai...
tatapanku tak lepas dari secarik kertas...
Fotomu yang telah lusuh di dompetku...
Lama tersimpan hingga lupa kapan ku terima fotomu...
Beruntung ku miliki fotomu...
Ada yg sembuhkan kerinduanku...
entah dimana dirimu kini...
Ku tak peduli...
Sejauh apa kau berlari dariku hanya percuma...
Tak pernah ku merasa jauh...
Karena ada fotomu di dompetku...
Sayang, kau bukanlah satu-satunya...
Ada ribuan foto wanita selain dirimu dalam dompetku...
Karena cintaku tak hanya untukmu saja...
Label:
Cinta Dan Amarah
| Reaksi: |
Kamis, 10 Februari 2011
Duhai Wanitaku
Di atas badan jalan ini ku berpijak...
Menanti kedatanganmu wahai kekasih...
Menunggu cerahnya senyuman manis di bibirmu...
Yang mampu sejukkan sanubariku...
Seperti ku duga kau tiba di hadapanku...
Kau tersenyum padaku, buat hatiku berbunga-bunga...
Ternyata tak hanya senyuman yang kau bawa...
Ada yang berbeda darimu pagi ini...
Kau terlihat cantik hari ini...
Dengan pakaianmu yang sangat elok...
Orang berkata penampilanmu biasa-biasa saja...
Namun tidak bagiku...
Kau wanita yang memang tercipta untukku...
Tiap hari ku tak jemu menatapmu...
Alasan apapun kan ku katakan tuk dapat jumpai dirimu...
Rintangan apapun kan kulalui agar dapat menatap indahnya matamu...
Inilah diriku... Yang tak kan bosan menemanimu...
Kemanapun yang kau mau...
Dan ku tak kan berharap lebih akan kisah ini...
Biarlah pertemanan ini kan selalu terjalin...
Dan aku takkan berharap tu memilikimu...
Karena aku tak ingin mengecewakanmu dengan segala keburukanku...
Menanti kedatanganmu wahai kekasih...
Menunggu cerahnya senyuman manis di bibirmu...
Yang mampu sejukkan sanubariku...
Seperti ku duga kau tiba di hadapanku...
Kau tersenyum padaku, buat hatiku berbunga-bunga...
Ternyata tak hanya senyuman yang kau bawa...
Ada yang berbeda darimu pagi ini...
Kau terlihat cantik hari ini...
Dengan pakaianmu yang sangat elok...
Orang berkata penampilanmu biasa-biasa saja...
Namun tidak bagiku...
Kau wanita yang memang tercipta untukku...
Tiap hari ku tak jemu menatapmu...
Alasan apapun kan ku katakan tuk dapat jumpai dirimu...
Rintangan apapun kan kulalui agar dapat menatap indahnya matamu...
Inilah diriku... Yang tak kan bosan menemanimu...
Kemanapun yang kau mau...
Dan ku tak kan berharap lebih akan kisah ini...
Biarlah pertemanan ini kan selalu terjalin...
Dan aku takkan berharap tu memilikimu...
Karena aku tak ingin mengecewakanmu dengan segala keburukanku...
Label:
Cinta Dan Amarah
| Reaksi: |
Langganan:
Entri (Atom)